081296718180 mastrie90@gmail.com

PANDUAN MAPEL PKWU SMA : PENGOLAHAN

PENGANTAR

Mata pelajaran (mapel) Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) bidang Pengolahan bertujuan memberikan keterampilan berinovasi dan kreativitas dalam berwirausaha kepada murid melalui bidang pengolahan. Untuk level SMA dibagi menjadi 2 mapel, yaitu :

  • Prakarya – Pengolahan untuk kelas X pada fase E
  • Prakarya dan Kewirausahaan – Pengolahan untuk kelas XI dan XII pada fase F

(more…)

PENDIDIKAN INKLUSIF : TEMA 4

Tema 4 : Mengelola Asesmen Fungsional dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka DUP

Topik 1 : Asesmen Fungsional

Asesmen fungsional merupakan proses untuk mengetahui kemampuan murid dalam menjalani kegiatan sehari-hari, seperti belajar, berinteraksi, dan merawat diri, untuk melihat apa yang bisa dilakukan murid dan dukungan apa yang diperlukan agar bisa mandiri dan aktif di sekolah, denga fokus bukan pada label atau keterbatasan murid, melainkan pada kemampuan yang dimiliki serta area yang masih perlu dibantu, agar mereka dapat mencapai tujuan belajar, berkembang sesuai potensi, dan berpartisipasi secara penuh dalam kegiatan sekolah. (more…)

PENDIDIKAN INKLUSIF : TEMA 3

Tema 3 : Memfasilitasi Keragaman dalam Pembelajaran di Kelas

Topik 1 : Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP)

Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP) adalah sebuah kerangka kerja yang mengubah cara pandang dari mendesain lingkungan dan pembelajaran yang berpotensi “menghambat” menjadi mendesain pembelajaran “bebas hambatan” dan aksesibel bagi semua murid, dimana poin pentingnya adalah : bukan “one size fits all” (satu ukuran untuk semua), dipikirkan sejak awal, bukan ditambahkan kemudian di tengah jalan, meningkatkan akses dan partisipasi murid. (more…)

PENDIDIKAN INKLUSIF : TEMA 2

Tema 2 : Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Merayakan Keragaman

Topik 1 : Memahami Manfaat Pendidikan Inklusif

Pendidikan inklusif adalah pendekatan yang memberikan kesempatan bagi semua murid, tanpa terkecuali, untuk belajar bersama di lingkungan yang sama, sehingga guru didorong untuk menyesuaikan pembelajaran agar sesuai dengan kondisi, kebutuhan, dan potensi unik setiap murid. Pendidikan inklusif melihat keragaman sebagai kekuatan, bukan hambatan, yang memandang perbedaan secara positif, sehingga tercipta pengalaman belajar yang lebih kaya dan bermakna. (more…)

PENDIDIKAN INKLUSIF : TEMA 1

Tema 1 : Mengenal Keragaman

Topik 1 : Mengenal Keragaman di Kelas

Keragaman murid berarti setiap murid memiliki karakteristik yang berbeda, yang meliputi keragaman :

  • Sosial budaya, setiap anak tumbuh dalam lingkungan sosial dan budaya yang berbeda, dan membentuk cara mereka berpikir, merasa, dan bertindak, dimana anak belajar melalui kebiasaan, pengalaman, dan interaksi sehari-hari dengan orang di sekitar mereka
  • Kebutuhan khusus murid, mencakup berbagai kondisi yang membuat anak memerlukan dukungan tambahan dalam belajar, Disabilitas adalah kondisi jangka panjang yang membatasi seseorang dalam menjalankan aktivitas, baik secara fisik, mental, intelektual, maupun sensorik, Difabilitas atau difabel (different ability/kemampuan yang berbeda), setiap orang memiliki kemampuan dan cara yang berbeda dalam menjalankan fungsi dan berinteraksi dengan lingkungannya, bukan suatu kekurangan, bertujuan untuk membangun penghargaan terhadap keunikan dan potensi setiap individu

(more…)

PENDIDIKAN INKLUSIF : PENGANTAR

Pendidikan inklusif merupakan cara pandang tentang pendidikan yang terbuka dan menghargai hak asasi manusia, yang menyebabkan meningkatnya pengharagaan dan pengakuan terhadap keberagaman atau perbedaan, tidak lagi dipandang sebagai penyimpangan melainkan sebagai sumber pengayaan. (more…)