081296718180 mastrie90@gmail.com

Pendidikan inklusif merupakan cara pandang tentang pendidikan yang terbuka dan menghargai hak asasi manusia, yang menyebabkan meningkatnya pengharagaan dan pengakuan terhadap keberagaman atau perbedaan, tidak lagi dipandang sebagai penyimpangan melainkan sebagai sumber pengayaan.

Tulisan ini merupakan rangkuman dari pelatihan pendidikan inklusif tingkat dasar yang diselenggarakan oleh kemendikdasmen di portal rumah pendidikan, yang meliputi 4 tema dengan jumlah 40 jam pembelajaran, yaitu :

Modul yang digunakan menerapkan prinsip Universal Design for Learning (UDL) atau  ‘Desain Universal untuk Pembelajaran’ (DUP), merupakan kerangka kerja yang memungkinkan fleksibilitas dan aksesibilitas dalam pembelajaran, yang menjadi payung dalam pengembangan lingkungan fisik dan sosial-emosional yang berkontribusi positif pada proses belajar

Adapun tujuan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar, yaitu :

  • Mampu memahami berbagai bentuk keragaman individu dan merefleksikannya pada diri sendiri, memiliki empati tinggi terhadap murid dengan karakteristik yang beragam, menganalisis potensi dan risiko keragaman, serta siap menjadi agen perubahan dalam membangun strategi yang tepat untuk mengelola keragaman;
  • Mampu memahami akar filosofis dan nilai-nilai dasar pendidikan inklusif, serta menginternalisasikannya dalam sikap dan perannya sebagai pendidik;
  • Mampu memahami lingkungan fisik dan sosial-emosional kelas yang aman, nyaman, dan mendukung keragaman murid, menguasai prinsip dan penerapan DUP, termasuk dalam rencana pembelajaran, asesmen fungsional, serta strategi pengajaran, khususnya strategi pengajaran langsung dan prompt, guna memastikan semua murid terlibat dan berkembang optimal

Modul Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar didesain dengan pendekatan 5E, yaitu :

  • Engage (Menggugah Minat), akan menggugah kesadaran dan rasa ingin tahu sekaligus membangun jembatan antara teori dan pengalaman
  • Explore (Mengeksplorasi), mendorong untuk mengeksplorasi konsep dan pengetahuan baru secara mandiri maupun terbimbing
  • Enhance Understanding (Memperkaya Pemahaman). pemahaman yang sudah diperoleh akan didalami lebih lanjut melalui kegiatan bacaan tambahan, diskusi, atau latihan-latihan aplikasi sederhana
  • Elaborate (Menerapkan Konsep), memberikan ruang untuk menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari dalam konteks nyata kelas masing-masing
  • Evaluate (Mengevaluasi), diajak untuk menilai kembali pemahaman yang telah diperoleh serta dampaknya terhadap sikap dan praktik pengajaran