secara umum fungsi lauk pauk, meliputi : Melengkapi kebutuhan gizi, Menambah cita rasa makanan, Menjadi sumber energi dan protein serta Memperkaya keragaman kuliner Nusantara. Adapun manfaat lauk pauk, meliputi : Membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh, Mendukung pertumbuhan, Meningkatkan daya tahan tubuh, Membantu pertumbuhan dan perbaikan sel tubuh.
Jenis-Jenis lauk pauk berdasarkan bahan dibedakan menjadi 2, yaitu :
- Lauk Pauk Hewani, berasal dari hewan dan umumnya mengandung protein berkualitas tinggi, seperti : Ikan, Ayam, Daging sapi, Daging kambing, Telur, Udang, Cumi-cumi
- Lauk Pauk Nabati, berasal dari tumbuhan dan mengandung protein nabati, serat, vitamin, serta mineral, seperti : Tempe, Tahu, Kacang-kacangan, Oncom, Perkedel jagung, Sate jamur
Adapun Kandungan Gizi Lauk Pauk, sebagai berikut :
| Jenis Lauk | Kandungan Gizi Utama |
| Ikan | Protein, omega-3, vitamin D |
| Daging sapi | Protein, zat besi, vitamin B12 |
| Ayam | Protein, fosfor, vitamin B |
| Telur | Protein, lemak sehat, kolin |
| Udang | Protein, selenium, yodium |
| Tempe | Protein nabati, serat, kalsium |
| Tahu | Protein, kalsium, magnesium |
| Kacang-kacangan | Protein, serat, lemak sehat |
| Oncom | Protein, vitamin B kompleks |
Pengolahan lauk pauk yang sehat bertujuan untuk mempertahankan kandungan gizinya, mengurangi penggunaan lemak berlebih, serta menjaga keamanan pangan. Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan, antara lain :
- Pilih Bahan yang Segar
- Gunakan ikan, daging, ayam, telur, tahu, dan tempe yang masih segar.
- Cuci bahan dengan air bersih sebelum diolah.
- Simpan bahan makanan pada suhu yang sesuai agar tidak cepat rusak.
- Gunakan Metode Memasak yang Sehat
- Merebus
- Menggunakan sedikit atau tanpa minyak.
- Cocok untuk ikan, ayam, telur, dan daging.
- Membantu mengurangi kandungan lemak berlebih.
- Mengukus
- Menjaga vitamin dan mineral tetap terjaga.
- Cocok untuk pepes ikan, tahu, atau ayam.
- Memanggang atau Membakar
- Mengurangi penggunaan minyak.
- Memberikan cita rasa khas tanpa menambah banyak lemak.
- Menumis dengan Sedikit Minyak
- Gunakan minyak secukupnya.
- Pilih minyak yang lebih sehat seperti minyak kanola, kedelai, atau zaitun.
- Merebus
- Kurangi Penggunaan Lemak dan Santan Berlebihan
- Hindari menggoreng terlalu sering.
- Jika menggunakan santan, pilih santan encer atau kurangi jumlahnya.
- Tiriskan makanan yang digoreng agar minyak berlebih berkurang.
- Batasi Garam, Gula, dan Penyedap
- Gunakan bumbu alami seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, serai, dan daun salam.
- Kurangi penggunaan garam berlebihan untuk menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah.
- Perhatikan Kebersihan Saat Mengolah
- Cuci tangan sebelum memasak.
- Gunakan peralatan masak yang bersih.
- Pisahkan talenan untuk bahan mentah dan makanan yang sudah matang.
- Kombinasikan dengan Sayuran
- Sajikan lauk pauk bersama sayuran agar kebutuhan vitamin, mineral, dan serat terpenuhi.
- Contoh: ikan bakar dengan lalapan, ayam kukus dengan tumis sayur, atau tempe bacem dengan sayur bening.
Berikut contoh lauk pauk nusantara, antara lain :
- Aceh : Kuah Beulangong, Ayam Tangkap, Sie Reuboh, Gulai Kambing Aceh, Eungkot Paya
- Sumatera Utara : Arsik Ikan Mas, Naniura, Saksang, Babi Panggang Karo, Dengke Na Niura
- Sumatera Barat : Rendang, Dendeng Balado, Gulai Itiak, Asam Padeh Ikan, Gulai Tunjang
- Riau : Gulai Ikan Patin, Asam Pedas Baung, Gulai Belacan, Ikan Selais Asap, Udang Galah Asam Pedas
- Kepulauan Riau : Gonggong Rebus, Ikan Bakar Selikur, Kari Ikan, Sotong Masak Hitam, Otak-otak
- Jambi : Gulai Tepek Ikan, Tempoyak Ikan Patin, Gulai Baung, Gulai Terjun, Ikan Masak Kuning
- Sumatera Selatan : Pempek, Tekwan, Model Ikan, Pindang Patin, Burgo
- Bengkulu : Pendap, Gulai Kembaang, Bagar Hiu, Gulai Rebung, Pais Ikan
- Lampung : Seruit, Pindang Meranjat, Gabing, Umbu, Gulai Taboh
- Kep. Bangka Belitung : Lempah Kuning, Rusip, Gangan, Otak-otak Bangka, Sup Gangan Ikan
- DKI Jakarta : Soto Betawi, Semur Jengkol, Gabus Pucung, Sayur Babanci, Nasi Uduk Betawi
- Banten : Sate Bandeng, Rabeg, Angeun Lada, Pecak Bandeng, Gerem Asem
- Jawa Barat : Empal Gentong, Pepes Ikan, Soto Bandung, Gepuk, Sate maranggi
- Jawa Tengah : Garang Asem, Mangut Lele, Tengkleng, Soto Kudus, Ayam Goreng Kalasan
- DI Yogyakarta : Gudeg, Baceman, Sate Klathak, Oseng Mercon, Brongkos
- Jawa Timur : Rawon, Rujak Cingur, Soto Lamongan, Pecel Madiun, Bebek Madura
- Bali : Ayam Betutu, Babi guling, Sate lilit, Lawar, Tum ayam
- NTB : Ayam Taliwang, Sate Rembiga, Beberuk Terong, Plecing Kangkung, Sate Bulayak
- NTT : Sei sapi, Jagung bose, Catemak Jagung, Ikan Kuah Asam, Daging asap
- Kalimantan Barat : Pengkang, Chai Kwe, Bubur Pedas, Sotong Pangkong, Asam Pedas Ikan
- Kalimantan Tengah : Juhu Singkah, Wadi Patin, Kalumpe, Hintalu Karuang, Mangut Baung
- Kalimantan Selatan : Soto Banjar, Ketupat Kandangan, Haruan Masak Habang, Gangan Humbut, Iwak Pakasam,
- Kalimantan Timur : Nasi Bekepor, Gence Ruan, Ayam Cincane, Sate Payau, Kepiting Soka
- Kalimatan Utara : Tudai, Ikan Asin Richa, Tumis Rumput Laut, Sate ikan, Lawa
- Sulawesi Utara : Tinutuan, Cakalang Fufu, Woku Belanga, Rica-rica Ayam, Paniki
- Gorontalo : Binte Biluhuta, Ilabulo, Sate Tuna, Bilentango, Ayam Iloni
- Sulawesi Tengah : Kaledo, Uta Dada, Palumara, Lalampa, Duo Sale
- Sulawesi Barat : Jepa, Bau Peapi, Pallu Kacci, Tetu, Golla Kambu
- Sulawesi Selatan : Coto Makassar, Pallubasa, Konro, Sop Saudara, Kapurung
- Sulawesi Tenggara : Sinonggi, Kabuto, Lapa-lapa, Parende, Ikan Bakar Dabu-dabu
- Maluku : Ikan Kuah Kuning, Papeda, Kohu-kohu, Gohu Ikan, Ikan Asar
- Maluku Utara : Gohu Ikan, Papeda, Ikan Kuah Pala, Woku Komo-komo, Sashimi Tuna Ternate
- Papua : Ikan bungkus, Ikan Kuah Kuning, Udang Selingkuh, Sate Ulat Sagu, Aunu Senebre
- Papua Barat : Ikan Bakar Manokwari, Aunu Veu, Keladi Tumbuk, Aunuve Habre, Ikan Bakar Colo Dabu-dabu
- Papua Barat Daya : Ikan Asar, Kuwoh Bambu, Ikan Bakar Sorong, Rica-Rica Cacing Laut, ikan bungkus daun talas
- Papua Tengah : Ikan Mujair Bakar, Karaka, petatas, bakar batu, bagea
- Papua Pegunungan : ikan pelangi,
- Papua Selatan : ikan gastor bakar, sate rusa,