by Yuniarto Triadi | Sep 1, 2025 | KERAJINAN, PKWU 11
A. Analisa Ragam Kerajinan Nusantara
Kerajinan merupakan salah satu bentuk kesenian atau karya seni rupa yang memiliki nilai tambah yang merespon sumber daya alam dan kekayaan lingkungan untuk menciptakan benda fungsional yang memiliki nilai keindahan. Nilai fungsi benda kerajinan dapat berlaku secara : (more…)
by Yuniarto Triadi | Aug 1, 2025 | KERAJINAN, PKWU 10
A. PENGANTAR
Kerajinan berasal dari kata “rajin” yang berarti kegiatan yang bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, sedangkan kerajinan berarti produk hasil keterampilan tangan, seperti anyaman, gerabah, rajut, dan lain-lain. Adapun Perajin merupakan orang yang menghasilkan produk kerajinan. Dalam membuat produk kerajinan, faktor keindahan estetik dan efisiensi desain dengan mempertimbangkan proses kreatif yang didalamnya terdiri dari proses observasi/mengetahui (knowing), eksplorasi (exploring), merancang (designing), dan membuat (making/producing) (more…)
by Yuniarto Triadi | Sep 21, 2023 | KERAJINAN, PROJEK
Makrame merupakan seni tenunan kerajinan tangan yang dibuat dengan simpul-menyimpul hingga membentuk rantaian benang dan aneka rumbai dan jumbai (KBBI). Makrame berasal dari bahasa arab yaitu Mucharam yang artinya susunan kisi-kisi, dari bahasa Turki yaitu macrame yang berarti rumbai-rumbai, sedangkan makrame berasal dari arab pada abad 13. (more…)
by Yuniarto Triadi | Jan 9, 2023 | KERAJINAN, PROJEK, REKAYASA
A. PENGANTAR
Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat yang mudah terbakar, digunakan sebagai alat penerangan kala mati lampu. pemanis suasana atau saat merayakan hari jadi, dalam pelbagai bentuk, warna dan ukuran (more…)
by Yuniarto Triadi | Sep 22, 2022 | KERAJINAN, PROJEK, REKAYASA
A. PENGANTAR
Pada zaman Mesir Kuno (1.500 SM) sabun telah dibuat dengan mencampur minyak hewani/nabati dengan garam alkali atau saponifikasi untuk menyembuhkan penyakit kulit dan membersihkan badan yang kotor. Saponifikasi atau Saponify berasal dari bahasa latin yaitu “sapon” yang berarti sabun dan “fy” yang berarti membuat. Jadi Saponifikasi atau saponify yang disingkat SAP berarti membuat sabun.
Sabun merupakan campuran minyak atau lemak dengan alkali atau basa melalui proses saponifikasi, dimana lemak akan terhidrolisis oleh basa, menghasilkan gliserol dan sabun mentah, secara tradisional, alkali yang digunakan adalah kalium yang dihasilkan dari pembakaran tumbuhan seperti arang kayu. (more…)