081296718180 mastrie90@gmail.com

MACHINE LEARNING : PROJEK 1

Machine Learning (ML) adalah salah satu cabang dari kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan komputer untuk belajar dari data tanpa diberi instruksi secara eksplisit. Machine Learning dapat membantu kita dalam membuat keputusan yang cerdas.

Saat ini, penerapan Machine Learning salah satunya adalah di bidang pendidikan. Penerapan teknologi Machine Learning dalam bidang pendidikan menawarkan potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan membantu memecahkan beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru saat ini.

Dengan penerapan Machine Learning dalam bidang pendidikan, diharapkan dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa, memberikan bantuan individual, dan membantu guru dalam mengelola kelas secara efisien, antara lain :

  • Sistem Pemantauan Siswa, Machine Learning dapat digunakan untuk membangun sistem pemantauan siswa yang dapat menganalisis perilaku belajar mereka. Model Machine Learning dapat mempelajari data historis, seperti pola belajar, interaksi dengan materi, dan hasil tes, untuk mengidentifikasi pola yang dapat membantu dalam memahami kebutuhan belajar individu siswa dan memberikan rekomendasi yang sesuai.
  • Personalisasi Pembelajaran, Dengan menggunakan Machine Learning, dapat dibangun sistem yang dapat menyediakan pengalaman pembelajaran yang dipersonalisasi untuk setiap siswa. Model Machine Learning dapat menganalisis data siswa, seperti gaya belajar, preferensi topik, tingkat pemahaman, dan tingkat kesulitan yang sesuai, untuk menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.
  • Deteksi Plagiarisme, Machine Learning dapat digunakan untuk mengembangkan sistem deteksi plagiarisme yang dapat menganalisis karya tulis siswa dan membandingkannya dengan sumber daya online dan basis data lainnya. Model Machine Learning dapat mempelajari pola-pola plagiarisme dari data yang ada dan memberikan indikasi kemungkinan plagiarisme dalam karya tulis siswa.
  • Prediksi Kinerja Siswa, Dengan menggunakan Machine Learning, dapat dikembangkan model prediksi kinerja siswa berdasarkan data historis, seperti hasil tes, kehadiran, partisipasi, dan faktor-faktor lainnya. Model ini dapat membantu guru dan administrator dalam mengidentifikasi siswa yang berisiko rendah atau tinggi, sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan kinerja siswa.
  • Sistem Pemberian Tugas Otomatis, Machine Learning dapat digunakan untuk membangun sistem yang dapat memberikan tugas secara otomatis kepada siswa berdasarkan kemampuan, minat, dan tingkat pemahaman mereka. Model Machine Learning dapat mempelajari data siswa, seperti hasil tes dan tanggapan terhadap tugas sebelumnya, untuk memberikan tugas yang sesuai dengan tingkat kesulitan yang tepat.
  • Sistem Pemberian Umpan Balik Otomatis, Machine Learning dapat digunakan untuk mengembangkan sistem pemberian umpan balik otomatis kepada siswa berdasarkan pekerjaan mereka. Model Machine Learning dapat mempelajari contoh umpan balik yang diberikan oleh guru dan menghasilkan umpan balik yang relevan dan konstruktif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Langkah-langkah untuk membuat proyek antara lain :

  • Langkah 1: Instalasi, Pertama, pastikan Anda memiliki semua alat yang diperlukan. Instal Python dan pustaka terkait seperti TensorFlow atau PyTorch.
    • bash
    • pip install tensorflow
    • pip install torch
  • Langkah 2: Memahami Dataset, Dataset adalah kunci dalam coding AI. Data adalah bahan bakar yang menggerakkan algoritma AI Anda. Cari dataset yang relevan dengan proyek Anda di situs seperti Kaggle atau UCI Machine Learning Repository.
  • Langkah 3: Pra-pemrosesan Data, Sebelum data bisa digunakan, biasanya perlu diproses terlebih dahulu. Ini bisa melibatkan pembersihan data, pengisian nilai yang hilang, dan normalisasi.
    • python
    • import pandas as pd
    • data = pd.read_csv(‘dataset.csv’)
    • data.fillna(method= class=”hljs-string”>’ffill’, inplace=True)
  • Langkah 4: Membangun Model, Ini adalah bagian di mana sihir terjadi. Pilih algoritma yang sesuai dan bangun model AI Anda.
    • from tensorflow.keras.models import Sequential
    • from tensorflow.keras.layers import Dense model = Sequential()
    • model.add(Dense(64, activation= ‘relu’, input_dim=10))
    • model.add(Dense(1, activation=’sigmoid’)) model.compile optimizer=’adam’, loss=’binary_crossentropy’, metrics=[‘accuracy’])
  • Langkah 5: Melatih Model, Setelah model dibangun, saatnya melatihnya dengan data Anda. Proses ini melibatkan memberi model data dan membiarkannya belajar dari data tersebut.
    • python
    • model.fit(data, labels, epochs=10, batch_size=32)
  • Langkah 6: Evaluasi dan Tuning, Setelah model dilatih, evaluasi kinerjanya dan lakukan tuning jika diperlukan. Ini bisa melibatkan mengubah parameter model atau menggunakan lebih banyak data untuk pelatihan

 

PHYTON : LIBRARY

Library merupakan koleksi dari banyaknya modul dan paket yang saling terkait dan dapat digunakan berulang kali. Paket atau package merupakan sebuah direktori yang berisi satu atau lebih modul yang terkait dan saling berhubungan. yang terbagi menjadi 2, yaitu :

  • Python Standard Library, merupakan jenis library yang telah terinstal secara otomatis ketika kita melakukan instalasi Python, seperti : “os”, “datetime”, “re”
  • Python External Library,  merupakan kumpulan kode yang telah dikembangkan oleh orang lain atau komunitas dan disediakan dalam bentuk paket atau modul yang dapat diimpor,

(more…)

MACHINE LEARNING : PENGANTAR

Machine learning (ML) adalah cabang dari Artificial Intelligence (AI), merupakan kemampuan ketika komputer dapat belajar dari data tanpa perlu diprogram secara eksplisit, dimana ML memungkinkan komputer untuk mengenali pola dalam data, membuat prediksi, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang dipelajari dari pengalaman atau data latihan, yang dipopulerkan oleh Arthur Samuel pada tahun 1959 (more…)

VISUAL CODE STUDIO : PENGANTAR

Visual Studio Code (VSC) merupakan software code editor buatan microsoft yang ringan tapi sangat powerful yang kompatibel dengan segala jenis sistem operasi seperti windows, macOS, maupun linux. dan bisa berjalan dibeberapa framework seperti JavaScript, TypeScript dan Node.js. serta dilengkapi dengan ekstensi yang beraneka ragam untuk berbagai jenis bahasa pemrograman seperti C++, C#, Java, Python, PHP, Go, sampai. NET,. (more…)

KODING : PHP

PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf  tahun 1995 dengan nama Personal Home Page (PHP) atau Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan kode untuk mengolah data formulir dari web, pada November 1997 PHP/FI 2.0 dirilis dimana interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C, pada Juni 1998 dirilis PHP 3.0 dengan nama Hypertext Preprocessor, tahun 1999 dirilis PHP 4.0, pada Juni 2004 dirilis PHP 5.0 yang memasukkan model pemrograman berorientasi objek, pada versi 5.4 dapat menjalankan kode PHP tanpa menginstall software server. (more…)

KODING : MySQL/SQL

MySQL merupakan sebuah sistem manajemen basis data (database management system/DBMS) yang menggunakan perintah dasar SQL (Structured Query Language), yang open source, yaitu Free Software (perangkat lunak bebas) dan Shareware (perangkat lunak berpemilik yang penggunaannya terbatas) dengan lisensi GNU General Public License (GPL, yang termasuk jenis Relational Database Management System (RDBMS). MySQL adalah sistem manajemen basis data yang menggunakan bahasa SQL sebagai bahasa penghubung antara perangkat lunak aplikasi dengan database server

SQL sendiri merupakan suatu bahasa yang dipakai untuk pengambilan atau pengelolaan data pada relational database atau basis data yang terstruktur. SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk memanajemen data dalam RDBMS. SQL berupa perintah yang berisi instruksi untuk memanipulasi data, sering disingkat dengan sebutan query (more…)