by Yuniarto Triadi | Sep 1, 2025 | BUDIDAYA, PKWU 11
A. Sistem Produksi Budi Daya (Peternakan, Perikanan, dan Pertanian) Berdasarkan Analisa Ekonomi dan TeknologI
Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait (berinteraksi dan berhubungan) untuk menjalankan suatu proses dalam mencapai suatu tujuan atau arahan baku (yang berisi kumpulan elemen yang berinteraksi) yang disusun untuk membantu seseorang dalam menjalankan suatu pekerjaan tanpa kesalahan atau dengan kesalahan yang minimal untuk mencapai tujuan. (more…)
by Yuniarto Triadi | Sep 1, 2025 | KERAJINAN, PKWU 11
A. Analisa Ragam Kerajinan Nusantara
Kerajinan merupakan salah satu bentuk kesenian atau karya seni rupa yang memiliki nilai tambah yang merespon sumber daya alam dan kekayaan lingkungan untuk menciptakan benda fungsional yang memiliki nilai keindahan. Nilai fungsi benda kerajinan dapat berlaku secara : (more…)
by Yuniarto Triadi | Sep 1, 2025 | BUDIDAYA, PKWU 11
Hidroponik berasal dari bahasa Yunani, yakni “hydro” berarti air dan “ponos” berarti bekerja dengan air, menanam dengan teknik hidroponik merupakan cara yang ramah lingkungan karena prosesnya menggunakan media air, bahan-bahan alam dan tidak menggunakan pestisida secara berlebihan sehingga hasil budidaya hidroponik cenderung lebih sehat. (more…)
by Yuniarto Triadi | Aug 1, 2025 | KERAJINAN, PKWU 10
A. PENGANTAR
Kerajinan berasal dari kata “rajin” yang berarti kegiatan yang bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, sedangkan kerajinan berarti produk hasil keterampilan tangan, seperti anyaman, gerabah, rajut, dan lain-lain. Adapun Perajin merupakan orang yang menghasilkan produk kerajinan. Dalam membuat produk kerajinan, faktor keindahan estetik dan efisiensi desain dengan mempertimbangkan proses kreatif yang didalamnya terdiri dari proses observasi/mengetahui (knowing), eksplorasi (exploring), merancang (designing), dan membuat (making/producing) (more…)
by Yuniarto Triadi | Aug 1, 2025 | KUMER
Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam (PM) merupakan pendekatan pembelajaran yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran sesuai prinsip berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu. Untuk mempermudah pemahaman tentang deep learning dapat menggunakan rumus 8-3-3-4, sebagai berikut :
- 8 Profil Lulusan : Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kewargaan, Penalaran kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi
- 3 Prinsip Pembelajaran : Berkesadaran (mindful), Bermakna (meaningful), Menggembirakan (joyful)
- 3 Pengalaman Belajar, Memahami, Mengaplikasikan, Merefleksikan
- 4 Kerangka Pembelajaran : Praktik pedagogik, Kemitraan pembelajaran, Lingkungan belajar, Pemanfaatan digital
(more…)